081-327-051-504

Web Design

Your content goes here. Edit or remove this text inline.

Logo Design

Your content goes here. Edit or remove this text inline.

Web Development

Your content goes here. Edit or remove this text inline.

White Labeling

Your content goes here. Edit or remove this text inline.

VIEW ALL SERVICES 

Discussion – 

0

Discussion – 

0

Bank Tanah Siapkan Lahan untuk Rumah Murah di Seluruh Indonesia

Bandung – Badan Bank Tanah mengungkapkan langkah strategisnya dalam menyiapkan lahan untuk pembangunan perumahan murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dalam acara Media Gathering bertema “Kinerja 2024 dan Outlook 2025” di Bandung, Kepala Badan Bank Tanah, Parman Nataatmadja, menjelaskan bahwa aset pertanahan yang dimiliki saat ini mencapai 33.115,6 hektare. Lahan ini direncanakan tidak hanya untuk perumahan tetapi juga untuk mendukung swasembada pangan.

Lokasi Lahan untuk Rumah Murah

Parman Nataatmadja mengungkapkan bahwa lahan yang disiapkan tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di luar Pulau Jawa. Berikut adalah beberapa lokasi utama:

  1. Tanjung Balai Asahan (40 Hektare): Seluruh lahan ini dapat dimanfaatkan untuk pembangunan perumahan MBR.
  2. Tangerang Selatan: Lokasi berada di area yang tidak terlalu padat penduduk, memberikan peluang untuk pengembangan kawasan baru.
  3. Purwakarta (90 Hektare): Dari total lahan ini, sekitar 19 hektare (20%) akan digunakan untuk pembangunan rumah murah.
  4. Puger, Jember: Berada di Jawa Timur, lokasi ini menjadi salah satu titik strategis untuk pembangunan.
  5. Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur: Lahan seluas 120 hektare terletak dekat Ibu Kota Nusantara (IKN), dengan kapasitas pembangunan hingga 12 ribu unit rumah. Namun, pembangunan akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan penduduk setempat.

Potensi dan Daya Tarik Investasi

Lahan di PPU menjadi daya tarik tersendiri setelah pembangunan bandara baru. “Pada tahun 2022, saat saya berkunjung, penduduk di sana masih sedikit. Namun, setelah bandara dibangun, kawasan ini menjadi lebih menarik bagi investor,” ungkap Parman.

Menurut Deputi Bidang Pemanfaatan Tanah dan Kerja Sama Usaha, Hakiki Sudrajat, pengembangan di PPU akan dilakukan dengan perencanaan matang. Meskipun lahan dapat menampung hingga 12 ribu rumah, pembangunan akan disesuaikan dengan kebutuhan yang ada. “Kita akan melakukan staging agar pengembangan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Komitmen Bank Tanah untuk Masyarakat

Langkah ini menunjukkan komitmen Badan Bank Tanah dalam mendukung program perumahan nasional, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu, proyek ini juga diharapkan dapat menarik minat investor untuk mendukung pengembangan kawasan baru di Indonesia.

Dengan luasnya aset lahan yang dimiliki, Badan Bank Tanah optimis bahwa program pembangunan rumah murah ini akan memberikan dampak positif yang signifikan, baik bagi masyarakat maupun perekonomian daerah.
Sumber: detik.com

Nisa

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like