Dukung Program 3 Juta Rumah, Kadin dan HIPMI Fokuskan Renovasi di Jakarta dan Daerah Lain
Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menggandeng sektor swasta, termasuk Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia serta Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), untuk mempercepat renovasi rumah tidak layak huni (RTLH). Upaya ini merupakan bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah yang menargetkan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
700 Rumah Tak Layak Huni Akan Direnovasi
Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan bahwa total sebanyak 700 unit rumah tidak layak huni akan direnovasi melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari Kadin dan HIPMI. Rinciannya adalah:
-
Kadin Indonesia: 500 rumah
-
HIPMI: 200 rumah
Renovasi rumah ini tidak hanya menyentuh aspek tampilan visual, tetapi juga memperhatikan sanitasi air bersih, luas bangunan yang layak, dan struktur rumah yang kuat.
Fokus Awal di Jakarta, Menyebar ke Berbagai Provinsi
Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pembangunan dan Pengembangan Desa Tertinggal, Thomas Jusman, mengungkapkan bahwa dari 200 rumah yang akan direnovasi di Jakarta, sebanyak 51 rumah berada di Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat.
“Saat ini tiga rumah telah selesai direnovasi. Target kami sebelum 17 Agustus 2025 semua rumah di Jakarta selesai direnovasi,” ujar Thomas.
Adapun sisa 300 rumah dari target nasional akan didistribusikan ke wilayah lain sebagai berikut:
-
100 rumah di Jawa Barat
-
100 rumah di Banten
-
50 rumah di NTT
-
50 rumah di Bangka Belitung
Sinergi Tanpa MoU, Efisien dan Cepat
Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie menyampaikan bahwa renovasi rumah ini dilakukan tanpa harus melalui proses MoU yang berbelit. Kadin langsung turun ke lapangan dengan prinsip kemitraan publik-swasta (public-private partnership) yang menguntungkan semua pihak.
“Ini bentuk komitmen nyata kami membantu pemerintah yang saat ini sedang dalam masa efisiensi anggaran. Kadin hadir dengan pendekatan win-win solution,” kata Anindya.
HIPMI Siap Dukung Target Renovasi Sebelum Hari Kemerdekaan
Ketua Bidang BPP HIPMI Bidang X, Syarif Hasan Alatas, menyatakan bahwa HIPMI juga siap merenovasi 200 rumah dan mengejar target penyelesaian sebelum 17 Agustus 2025.
“Kami ingin belajar dari teman-teman Kadin. Ini menjadi langkah awal kontribusi nyata kami dalam mendukung program perumahan nasional,” ujarnya.
Sinergi Publik dan Swasta Jadi Kunci Sukses Program Perumahan
Program renovasi rumah ini menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah dan sektor swasta sangat efektif dalam mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat. Dengan kolaborasi strategis ini, pemerintah berharap Program 3 Juta Rumah bisa segera tercapai secara merata di seluruh Indonesia.
Sumber: detik.com






0 Komentar